Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis riset melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada skema Program Transformasi Teknologi dan Inovasi (PTTI)–DPPM Kemdiktisaintek. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Borisallo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari upaya perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna bagi masyarakat desa.
Kegiatan PKM ini mengusung tema “Transformasi Inovasi Desa Borisallo melalui Hilirisasi Panel Bulu Ayam dan Penguatan Produktivitas Petani Sawah Tadah Hujan.” Program ini dipimpin oleh Dr. Ir. H. Ansarullah, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng, dosen Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur, dengan dukungan tim lintas fakultas.
Tim tersebut terdiri atas:
- Dr. Abdullah (Fakultas Pertanian – Prodi Agroteknologi),
- Dr. Eng. Ir. Irma Nur Afiah, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng (Fakultas Teknologi Industri – Prodi Teknik Industri),
- Dr. Muh. Arif (Fakultas Ekonomi – Prodi Ekonomi Pembangunan).
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Fakultas Teknologi Industri sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) serta penguatan pengalaman lapangan mahasiswa dalam lingkungan sosial-masyarakat.
Pengembangan Material Ramah Lingkungan dan Teknologi Energi Terbarukan
Program ini mengintegrasikan inovasi material konstruksi ramah lingkungan dan teknologi energi terbarukan melalui dua kegiatan utama, yakni hilirisasi panel bulu ayam dan pemanfaatan panel surya untuk mendukung produktivitas pertanian.
1. Hilirisasi Panel Bulu Ayam pada Fasilitas Pelayanan Desa
Tim UMI memberikan pelatihan kepada masyarakat dan kelompok ternak terkait teknik pemilahan, pembersihan, dan pengolahan limbah bulu ayam menjadi panel konstruksi yang memiliki kemampuan insulasi termal dan akustik. Pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga langsung diterapkan dalam pembangunan ruang kepala dusun, yang kini berfungsi sebagai ruang pelayanan pajak desa.
Panel bulu ayam hasil pelatihan tersebut digunakan sebagai material dinding dan plafon ruangan, menjadikannya contoh nyata pemanfaatan limbah unggas menjadi material alternatif bernilai tambah yang ramah lingkungan dan ekonomis.
2. Pemasangan Panel Surya untuk Mendukung Irigasi Sawah Tadah Hujan
Di sektor pertanian, tim memasang panel surya sebagai sumber energi untuk mendukung sistem irigasi sawah tadah hujan. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan ketersediaan air, mengurangi ketergantungan pada energi berbasis bahan bakar fosil, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat Desa Borisallo.
Hadirkan Solusi Konkret dan Berkelanjutan
Ketua Tim Pelaksana, Dr. Ansarullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung yang dapat segera diterapkan oleh masyarakat desa.
“Pada kegiatan kali ini, tim mengaplikasikan dua program nyata yang dapat dirasakan langsung manfaatnya, yaitu pembangunan ruang pelayanan desa berbahan panel bulu ayam hasil pelatihan serta pemasangan fasilitas panel surya untuk mendukung irigasi sawah tadah hujan. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi model keberlanjutan teknologi yang dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi Pemerintah Desa Borisallo
Kepala Desa Borisallo, Sofyan, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kontribusi UMI yang menghadirkan inovasi berbasis riset ke desa mereka.
“Kami berterima kasih kepada UMI atas fasilitas berupa ruang pelayanan desa hasil pemanfaatan limbah bulu ayam, serta penerapan panel surya untuk irigasi sawah tadah hujan. Program ini memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik dan peningkatan produktivitas pertanian warga,” ungkapnya.
Komitmen UMI dalam Pengembangan IPTEKS Berbasis Riset
Melalui kegiatan ini, UMI kembali mempertegas perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berbasis riset yang berpihak pada kebutuhan masyarakat. Desa Borisallo diharapkan menjadi model desa inovatif yang mengadopsi teknologi ramah lingkungan, energi terbarukan, dan pendekatan ekonomi sirkular.
UMI berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berdaya saing.