Makassar, ft.umi.ac.id – Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS) yang berlangsung di Ruang Aula Ir. H. Muh. Rapi Mantahing, Jumat, 10 Oktober 2025 pukul10.00 WITA. Kegiatan ini menjadi agenda penting dalam rangka memastikan pelaksanaan sistem penjaminan mutu internal berjalan optimal serta mendukung peningkatan kualitas akademik dan tata kelola fakultas.
Rapat dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua jurusan, ketua dan sekretaris program studi, serta Satuan Tugas Penjaminan Mutu Fakultas.
Dalam sambutannya, Ibu Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam Hafran, M.T. menegaskan pentingnya kontribusi nyata dari setiap elemen akademik dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kontribusi nyata harus ada. Mutu akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat harus semakin menjamin kualitas Fakultas Teknik. Tiap program studi memiliki temuan asesmen, dan diharapkan hal tersebut dapat diselesaikan di tingkat prodi, fakultas, hingga universitas,” ungkap beliau.
Moderator kegiatan ini adalah tim dari PSMF (Pengendali Sistem Mutu Fakultas Teknik UMI) yang berperan dalam memandu jalannya diskusi, meninjau hasil temuan dari setiap prodi, serta memastikan tindak lanjut dari hasil audit mutu internal sebelumnya.
Dalam arahannya, perwakilan Moderator PSMF Fakultas TeknikBapak Dr. Ir. Abdullah Basalamah, S.T., M.T. menyampaikan bahwa RTM bukan sekadar agenda formalitas, melainkan langkah strategis untuk memperkuat budaya mutu akademik di lingkungan fakultas.
“Rapat ini menjadi refleksi tahunan bagi seluruh prodi untuk meninjau pencapaian, memperbaiki kelemahan, dan menyusun strategi peningkatan mutu berkelanjutan. PSMF hadir untuk memastikan setiap langkah perbaikan dapat terukur dan terimplementasi,” ujar moderator PSMF.
Selain Dekan, para pimpinan dan perwakilan program studi juga turut menyampaikan laporan dan evaluasi hasil audit mutu internal serta tindak lanjut atas temuan tahun sebelumnya.
Penyampaian dari Tiap Program Studi
Kepala Prodi Teknik Sipil, Dr. Ir. Andi Alifuddin, S.T., M.T., IPM., memaparkan capaian serta beberapa poin temuan asesmen internal yang telah dan sedang ditindaklanjuti oleh pihak prodi.
Kepala Prodi Teknik Mesin, Dr. Ir. Muhammad Balfas, M.T., menyoroti pentingnya sinergi dengan alumni, terutama dalam penyusunan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) dan penguatan sarana prasarana bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.
“Kami tengah menggagas kerja sama dengan alumni di bidang K3. Alumni juga akan memfasilitasi penerapan K3 di jurusan kami. Selain itu, perlu perhatian terhadap jumlah dosen yang semakin kritis, serta evaluasi terhadap proses belajar mengajar dan monitoring di tingkat UPPS,” ujarnya.
Sekretaris Prodi Teknik Elektro, Ir. Bayu Adrian Ashad, S.T., M.T., menekankan pentingnya peningkatan publikasi ilmiah.
“Kurangnya akun Scopus menjadi kendala utama bagi dosen kami. Selain itu, masih ada dosen yang menulis buku namun belum sesuai dengan standar karena belum ada pedoman resmi yang kami terima. Tahun ini kami mencatat sepuluh temuan yang perlu segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
STPMP Prodi Arsitektur, Muhammad Fadhlan Afandi, S.T., M.T., mengusulkan agar seluruh prodi duduk bersama membahas penyelarasan standar yang diberikan oleh LPPM.
“Kami memiliki tujuh temuan, dan akan lebih baik jika lima prodi di Fakultas Teknik dapat berkoordinasi bersama untuk membahas standar-standar LPPM,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Prodi Teknik Arsitektur, Ir. Sattar, S.Pd., S.T., M.Si., Ph.D., IPP., melaporkan capaian signifikan dalam penurunan jumlah temuan audit.
“Dari 112 temuan pada tahun sebelumnya, kini hanya tersisa 34 temuan. Kami selama tiga hari melakukan audit intensif untuk menjawab sekaligus menurunkan temuan yang ada,” terangnya. Beliau juga menambahkan bahwa prodi masih membutuhkan penguatan sarana dan prasarana laboratorium, terutama di Program Studi Teknik Lingkungan (PSTL) yang masih baru berkembang. “Kami berharap dukungan penuh dari pimpinan fakultas agar Prodi Teknik Lingkungan dapat terus berkembang sesuai harapan,” tambahnya.
Tanggapan Pimpinan Fakultas Teknik
Wakil Dekan I, Dr. Ir. Andi Syarifuddin, S.T., M.T., menegaskan bahwa rapat tinjauan ini merupakan wadah refleksi terhadap pelaksanaan kegiatan akademik di masing-masing prodi.
“Rapat ini menjadi cerminan bagi kegiatan akademik kita. Dosen memang harus memiliki akun Scopus, namun itu bukan hal mudah karena membutuhkan dukungan dana yang memadai. Marilah kita bersama-sama meninjau kembali kekurangan di prodi agar kita dapat memperbaikinya untuk pengembangan Fakultas Teknik ke depan,” ujarnya.
Wakil Dekan II, Ar. Ir. H. Andas Budy, S.T., M.T., IAI., IPM., ASEAN. Eng., menambahkan bahwa temuan-temuan yang berkaitan dengan sarana dan prasarana akan dibahas secara kolektif dan dimasukkan dalam usulan RAAT tahun depan.
“Terkait dengan temuan-temuan sarana dan prasarana, mungkin bisa dirangkum dan diberikan kepada kami agar bisa kita duduk bersama untuk tindak lanjut dan dimasukkan ke dalam rencana kerja fakultas tahun depan,” ungkapnya.
Komitmen Fakultas Teknik UMI: Menjamin Mutu, Menguatkan Kolaborasi
Sebagai penutup, Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam Hafran, M.T. kembali menegaskan bahwa Fakultas Teknik akan terus berupaya menjaga mutu akademik melalui kerja sama lintas program studi dan penguatan sistem manajemen.
“Kita harus bergerak bersama. Fakultas Teknik harus menjadi contoh dalam penerapan sistem penjaminan mutu yang terukur dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara dosen, pimpinan, dan mahasiswa, insyaAllah kita dapat mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berkontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tutupnya.
Dengan terlaksananya Rapat Tinjauan Manajemen ini, Fakultas Teknik UMI menunjukkan komitmen kuat dalam membangun budaya mutu yang berkesinambungan serta memperkuat langkah menuju kampus yang unggul dan berdaya saing global.