Fakultas Teknik UMI dan Legacy Tokyo Jalin Kerja Sama untuk Peluang Karier Internasional

Makassar, ft.umi.ac.id– Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) menerima kunjungan dari Legacy Tokyo dan Kizuku Academy dalam rangka menjalin kerja sama serta sosialisasi peluang karier internasional bagi mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di ruangan Dekan Fakultas Teknik UMI.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Teknik, Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam Hafran, M.T., didampingi oleh Wakil Dekan II, Ar. Ir. H. Andas Budy, S.T., M.T., IAI., IPM., ASEAN.Eng., sejumlah dosen, serta perwakilan dari kedua lembaga, yakni Fauzy Dwi Cahyo dan Yudhi Tri Syaanis Zain dari Legacy Tokyo, serta Dendi Pongsimpin dan Ahmad Syukur Jaya dari Kizuku Academy.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri internasional, khususnya dalam memberikan akses bagi mahasiswa Fakultas Teknik UMI untuk berkarier di Jepang. Melalui kerja sama ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh informasi terkait pelatihan, sertifikasi, serta peluang kerja sesuai dengan kebutuhan pasar global.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam Hafran, M.T. menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Fakultas Teknik untuk terus memperluas jejaring kerja sama internasional.

“Kerja sama ini merupakan langkah nyata Fakultas Teknik UMI dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global. Kami berharap kolaborasi ini membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk mengembangkan karier profesional di Jepang,” ujar Prof. Maryam.

Perwakilan Legacy Tokyo, Fauzy Dwi Cahyo, menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias untuk menjalin kolaborasi dengan UMI. Ia menilai mahasiswa Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di industri Jepang yang sangat membutuhkan tenaga kerja profesional.

“Kami melihat banyak potensi dari mahasiswa Indonesia, termasuk dari Universitas Muslim Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami ingin memberikan pemahaman yang lebih luas tentang sistem kerja dan pelatihan profesional di Jepang,” tutur Fauzy.

Sementara itu, perwakilan dari Kizuku Academy, Dendi Pongsimpin, turut menambahkan bahwa pelatihan bahasa dan budaya kerja menjadi kunci utama dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja internasional.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif bersama dosen dan mahasiswa, membahas peluang magang, pelatihan bahasa Jepang, hingga strategi menghadapi tantangan karier global.

Menutup kegiatan, dilakukan foto bersama antara pihak Fakultas Teknik UMI, Legacy Tokyo, dan Kizuku Academy, sebagai simbol terjalinnya hubungan kerja sama yang harmonis dan berkelanjutan di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.